krisis moneter yang sangat dahsyat, paling berat sepanjang sejarah berdirinya negara ini.

🔮  menghadapi krisis moneter yang sangat dahsyat, tercatat sebagai salah satu yang paling berat sepanjang sejarah berdirinya negara ini.
 
Kondisi ekonomi diperkirakan bergejolak hebat. Dampaknya terasa langsung hingga ke kehidupan sehari‑hari masyarakat: harga segala kebutuhan pokok melonjak naik tajam, mulai dari beras, minyak goreng, gula, bensin, hingga biaya kebutuhan dasar lainnya. Di sisi lain, nilai uang semakin menurun daya belinya, sementara lapangan kerja pun  makin sulit didapatkan.di samping itu pula terjadi cheos politik kekuasaan jabatan kedudukan pangkat lengser , pembantaian massal pembunuhan massal, kerusuhan huru hara gestok gestapu kudeta militer,pembakaran , kelaparan kemiskinan,dan bencana alam 4 unsur kekuatan alam meliputi air tanah angin udara api, gelombang megatrust tsunami setinggi 300 meter , lempengan benua kutub samudra tabrakan ,Tuban hingga Pacitan jalur selatan selatan terbelah ,Bali Banyuwangi terjadi gesekan laut selatan Utara benturan goncangan gempa bumi ,Rogo jampi terbelah ,9 gunung berapi meletus ,solo Yogya Semarang tenggelam, Jabotabek jakarta Bogor Tangerang Bekasi Depok Karawang Serang Cilegon Banten semua tenggelam,
ingatkan kita agar tidak lengah. Sebagai persiapan, masyarakat disarankan untuk mulai menabung, berhemat, dan mengelola keuangan dengan lebih bijak sejak dini. Mengembangkan kemampuan mandiri seperti berkebun atau keterampilan tambahan juga sangat dianjurkan agar tetap bertahan saat masa sulit itu tiba.
 Pertama Noto keluargo noto Rogo stok sembako dan geser pindah ngaleh tempat yang aman serta Soko guru ketahanan pangan meliputi pertanian perkebunan peternakan perikanan perairan irigasi dan progam polyback agrobisnis empon empon rempah rempah polowijo dll.
Apapun yang akan terjadi, kewaspadaan dan kebersamaan adalah bekal terkuat kita.
 
 
 
#Leluhur # #KrisisEkonomi #Kewaspadaan #SiapHadapiMasaDepan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa jabatan pemerintahan Prabowo Subianto bertahan hanya 3 tahun

Konferensi meja bundar den Haag kerajaan Hindia Belanda

Seluruh daerah kota manapun Sabang Merauke di sapu oleh banjir dan 4 unsur kekuatan alam