Cara membuat pupuk organik
Berikut cara membuat pupuk organik padat (Bokashi/Kompos) dan cair, pakai bahan mudah didapat di Banyuwangi, hemat biaya, cocok untuk kebun tumpang sari 🌿
🧱 PUPUK PADAT / BOKASHI (Penyubur Tanah Utama)
✅ Bahan per 10 kg:
- Kotoran sapi/kambing/ayam kering → 5–6 kg
- Sekam padi / sekam bakar → 2 kg
- Dedak padi → 1 kg
- Abu sekam → 0,5 kg
- Gula merah/tetes tebu → 100–150 gr
- Air bersih → 5–7 liter
- Starter: EM4 atau tanah kebun subur → 50–100 ml
✅ Langkah:
1. Campur bahan kering merata.
2. Larutkan gula + starter di air, siram sedikit demi sedikit sambil diaduk.
3. Kelembapan pas: digenggam menggumpal, tidak menetes air.
4. Timbun di tempat teduh / tutup terpal.
5. Balik adonan hari ke-7 & ke-14.
6. Matang dalam 3–4 minggu: berwarna gelap, berbau tanah/tape, tidak panas.
👉 Pakai: tabur di lubang tanam atau di sekeliling pangkal tanaman.
💧 PUPUK CAIR (POC) — Cepat Diserap
✅ Bahan sederhana:
- Kulit buah/sisa sayur/daun pisang → 3 kg
- Air bersih → 10 liter
- Gula merah → 300 gr
- EM4 atau air cucian beras endapan → 100 ml
✅ Langkah:
1. Rajang bahan kecil, masukkan jerigen/tong.
2. Masukkan air + gula + starter, aduk rata.
3. Tutup rapat, buka sedikit setiap 2–3 hari buang gas.
4. Selesai dalam 14–21 hari, bau asam segar.
👉 Pakai: encer 1 bagian pupuk : 10–15 bagian air, siram akar atau semprot daun tiap 1–2 minggu.
📌 TAMBAHAN PRAKTIS LOKAL
- Kompos cepat: campur sisa dapur + daun kering + sekam, aduk rutin → siap 1–2 bulan.
- MOL alami: gunakan air cucian beras, air kelapa, rempah lokal sebagai pengganti beli starter.
- Manfaat: tanah gembur, tahan air, tanaman kuat, panen aman tanpa residu kimia.
Apakah ingin saya buatkan jadwal kapan pakai pupuk padat dan cair untuk jenis tanaman di kebun kita?🗓️ JADWAL PAKAI PUPUK PADAT & CAIR — SATU SISTEM
Cocok seluruh tanaman di kebun, sederhana, mudah diikuti
⏱️ ATURAN UMUM DASAR
✅ Waktu: Pagi jam 6–9 atau sore jam 16–18; tanah lembap, jangan saat terik
✅ Pupuk Padat (Kompos/Bokashi): Lambat lepas → dasar & susulan jarang
✅ Pupuk Cair (POC): Cepat diserap → penyulang rutin, encer wajib 1:10–15
✅ Jarak: Selalu berikan sejauh tajuk daun, jangan menempel batang
🌱 BERDASARKAN KELOMPOK TANAMAN
🌳 PISANG • PEPAYA • NANAS (Tanaman Pokok)
- Sebelum tanam: Lubang isi 2–3 genggam padat + sekam bakar + sedikit abu
- 0–6 bln: Padat tiap 1 bulan; siram air kolam/POC encer tiap 2 minggu
- ≥7 bln sampai panen: Padat tiap 2–3 bulan, tambah lebih banyak abu; POC tetap tiap 2 minggu
- Pasca panen: Langsung tambah padat untuk pemulihan & anakan
🌿 REMPAH: JAHE • KUNIR • KENCUR • LENGKUAS
- Dasar: Bedengan campur tanah + padat + sekam
- 0–3 bln: Mulsa tebal; POC ringan tiap 10–14 hari
- 4–7/10 bln: Padat tipis tiap 2 bulan; POC tetap rutin
- Panen: Hentikan pupuk 2–3 minggu sebelum angkat rimpang
🥬 SAYUR CEPAT: KANGKUNG • BAYAM • SAWI • KEMANGI
- Dasar: Bedengan campur padat halus + sekam
- Minggu 1–2: POC sangat encer tiap 7 hari
- Minggu 3–panen: POC tiap 7–10 hari; tidak butuh padat tambahan
- Pasca panen: Tabur padat tipis sebelum tanam ulang
🌶️ SAYUR BUAH: CABAI • TOMAT • TERONG • TIMUN
- Dasar: Padat + sekam + kapur
- Muda (1–4 minggu): POC tiap 7–10 hari
- Berbunga & berbuah: Padat tipis tiap 1,5–2 bulan; POC tiap 10–14 hari, tambah abu
🌽 SINGKONG • JAGUNG • KACANG‑KACANGAN
- Dasar: Cukup padat dasar
- Singkong/Jagung: Padat ringan tiap 1,5–2 bulan; POC jarang
- Kacang: Hampir tidak butuh tambahan — malah menyuburkan tanah
💡 CARA HEMAT & TEPAT
- Siklus bersama: Saat keliling kebun, berikan padat pada yang waktunya, semprot/siram cair pada semua
- Musim hujan: Padat sedikit tapi sering; cair dikurangi agar tidak hanyut
- Musim kemarau: Lebih banyak bentuk cair + mulsa tebal
✅ Sekarang pembuatan pupuk + jadwal pemakaian lengkap menyatu dengan rencana kebun.
Sudah cukup lengkap untuk mulai?
Komentar
Posting Komentar