jelang detik detik kehancuran Prabowo Subianto Sabang Merauke daerah pusat dalam luar negeri federasi republik.
Catat dan buktikan detik detik kehancuran Prabowo Subianto sistem republik NKRI negara kesatuan Republik Indonesia dalam segala bentuk apapun hulu hilir muara induk Sabang Merauke daerah pusat dalam luar negeri federasi republik birokrasi instansi eksekutif legislatif yudikatif swasta negeri dari tingkat desa dusun kelurahan kecamatan kabupaten kotamadya propinsi dari tingkat Pemkot , Pemda pemprov, pemkab jawatan pemerintah tingkat menteri hingga kelurahan desa tanpa terkecuali termasuk kehancuran sistem BUMN , bumd , BUMDES, APBN , APBD, dan perbankan Indonesia , koperasi hancur total semua deck lock , drop shadow Lock Loco 😀down , step down , kejang kejang gemeteran , inflasi , deflasi, resesi , kehancuran mata uang rupiah di seluruh penjuru daerah tidak sesuai pakem sistem juklak juklik mandat dawuh perintah wasiat mekanisme sistem riil kerja bank, juga tanpa di sertai back up colateral , lisensi payung kekuatan hukum lounding account regulasi keuangan under line proyek master plan progam pola konsep sistem visi misi asas untuk jangka pendek menengah panjang berkelanjutan dan tidak sesuai alur jalur kronologi kejadian sejarah asal usul sumber dana alokasi dana penanggung jawab pengirim penerima kepemilikan back up atas dana keuangan, juga tanpa pajak fiscal colateral logam mulia emas, di samping itu pula Prabowo Subianto atas kesombongan nya keserakahan nya ketamakan penindasan terhadap rakjat bangsa negara kehancuran demi kehancuran , presiden paling terakhir dalam sejarah bangsa dunia dan sistem republik ini tidak bisa di pertahankan kembali, untuk di restart upgrade secara sistem menyeluruh apapun , sekalipun terjadinya gestok , gestapu kudeta militer, pemberontakan huru hara, anarkis , demontrasi chaos politik kekuasaan jabatan kedudukan, di sebabkan pajak mencekik , memeras menjajah Rakjat , bunga koperasi bank sangat mencekik Rakjat penghisaban darah umat manusia feodalis imperalis , kapitalis , liberalisme , perintah dari Garuda emas 101 Raden Koesno Soekarno yaitu mandat dawuh perintah untuk menurunkan secara paksa Prabowo Subianto dengan tri komando Rakjat seluruh element Masyarakat penduduk warga dan segenap lapisan tanpa terkecuali . Dan dengan semangat jihad fi Sabilillah liilaa kalimatillah bil Haq biidzmil aqdzom, bi amwalikum wa anfusikum . Takbir bergema dalam lubuk hati sanubari , Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu Allohu.
Komentar
Posting Komentar