Semua titik nadzir sekarat pasrah

Keuangan dana pemerintah mulai dari APBN APBD bumn bumd BUMDES kas daerah pusat dalam negeri maupun dana segar bank bi kosong semua serta peredaran uang kertas rupiah di seluruh daerah manapun juga kerontang kosong ,penjualan sepi harga pada naik ,pembeli sepi ,stok barang menumpuk ,produk barang dan jasa serta eksport import juga macet lesu ,permodalan kredit semua pada lesu ,banyak pengusaha pada gulung tikar .juga banyak bencana alam musibah banjir tanah longsor gempa bumi Lindu ,puting beliung ,di sertai hujan angin badai ,air laut mengalami pasang naik ,cuaca ekstrim suhu banyak perubahan ,tanggul waduk Kedung banyak yang jebol ,serta banyak pengungsian tanpa makan minum pertahanan kebutuhan harian ,serta banyak pengangguran,kemiskinan meningkat ,tanpa kerja pemasukan ,tanpa modal ,anggaran kas daerah pemerintah juga kosong dari tingkat Pemkot Pemda pemkab pemprov semua pada mengeluh dana operasional jalan nya pemerintahan nyaris drop down lock down step down serta inflasi deflasi resesi fiscal clip jurang kehancuran mata uang kertas seluruh negara dunia,di samping itu pula geolopolitik ketegangan antar negara meningkat panas perang nuklir otomatis keuangan ,ekonomi ,bisnis ,perdagangan macet total .semua di titik nadzir bernafas hanya tinggal di urat nadi sesak nafas sesak jantung tersengal sengal tidak bisa berkata dan berpikir .juga arah kebijakan pemerintah sangat membingungkan tanpa progam pola konsep sistem visi misi asas untuk jangka pendek menengah panjang berkelanjutan alur jalur nya kurang jelas transparan akuntabel management ,menyebabkan kebingungan linglung .hanya pasrah berserah diri kehadirat ilahi dengan doa ,usaha ,ikhtiar ,tawakal yakin sabar iman takwa , keyakinan berserah diri ,ikhlas ,ridho ,pasrah berserah diri hanya kepada hyang sang Widhi kuasa murbehing dumadi .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa jabatan pemerintahan Prabowo Subianto bertahan hanya 3 tahun

Perkebunan terpadu

Konferensi meja bundar den Haag kerajaan Hindia Belanda